15 Juni 2009

Dahsyatnya Sebuah Visi dan Mimpi (Catatan Buku : Bill Gates Berbicara)
Jun.04, 2007 in Bisnis, Books, Education, Entrepreneurship, Fenomena, Opinion, Software



“Suatu saat nanti seluruh rumah di dunia ini akan menggunakan komputer dan Windows menjadi sistem operasinya“–Bill Gates

Itulah mimpi seorang anak muda waktu itu yang bernama Bill Gates. Ternyata sekarang mimpi itu telah menjadi kenyataan yang tak terbantahkan. Dulu mungkin banyak yang meremehkan mimpi Mr. Gates tersebut, tapi sekarang semua orang berlomba-lomba untuk menginstall komputer/laptop mereka dengan Windows dan telah menjadikan Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia bertahun-tahun dan menjadi penguasa tunggal industri software terutama di bidang sistem operasi.

Di sinilah kekuatan sebuah visi dan mimpi Bill Gates yang dibayar dengan kerja keras tanpa henti dan bahkan hampir “menghalalkan” segala cara untuk meraih impiannya tersebut. Selain workaholic, pintar, egois, rakus, sifat baik-jahat, lembut-kasar, dan berbagai sifat berlawanan lainnya hampir di miliki pria yang berpenampilan sederhana ini, Bill Gates sangat pintar bagaimana melumpuhkan saingan beratnya, dan bagaimana mengejar ketertinggalan perusahaannya. Lihat saja Novell dan Netscape menjadi contoh nyata korban keganasan Microsoft di bidang networking dan Internet. Banyak lagi korban lain seperti Lotus, IBM, dll.

“Anda boleh mencintainya (Bill Gates), atau membencinya. Tapi Anda tidak mungkin mengabaikannya”

Bill Gates mampu menjadi seorang ilmuwan komputer, entrepreneur, pemasar ulung, negosiator handal, dan panglima nan gagah di medan perang IT. Nah, di sinilah saya melihat kekurangan kita dalam hal industri software. Kita baru sebatas mampu membuat sebuah produk software tetapi belum mampu memasarkannya menjadi sebuah produk global. Kita belum memiliki seseorang atau perusahaan yang menjadi ikon dalam industri software, dan ini terus menjadi pekerjaan rumah kita untuk mewujudkannya. Karena kita ketahui bersama bahwa tumbuhnya industri IT/software di Amerika, India yang menjelma menjadi menjadi raksasa karena sebelumnya mereka telah memiliki ikon-ikon sukses yang menginspirasi para anak muda di sana untuk mengikuti jejak para ikon tersebut.

Satu lagi yang saya ambil dari buku tersebut adalah Microsoft memang sangat fokus bagaimana membuat software yang benar-benar mengerti keinginan konsumen akan kemudahan. Walaupun banyak orang mungkin merasa produk Microsoft tidak terlalu canggih dan kita bisa juga membuat produk seperti ini, tetapi tetap saja harus kita mengakui Bill Gates mampu mengemas produknya sedemikian rupa sehingga menjadi komoditi global yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Kehadiran open source software dengan GNU/Linux sebagai gerbong utamanya, memang sedikit banyak telah mengganggu bisnis Microsoft. Saya yakin Bill Gates dan Microsoft pasti telah menyiapkan strategi khusus untuk mengenyahkan GNU/Linux dari kancah industri software. Bila selama ini Microsoft bertarung pada arena pertempuran yang sama yaitu area bisnis software yang lawan-lawannya adalah para perusahaan juga. Maka dengan adanya open source dan GNU/Linux, maka Microsoft memasuki arena pertempuran baru yaitu melawan yang namanya komunitas yang tidak memiliki CEO dan manajemen perusahaan profesional, sehingga kelihatan absurd. Di sinilah kita bisa melihat pertempuran sengit bagaimana Bill Gates vs Komunitas (yang disokong beberapa vendor) yang akan berlangsung lama dan belum tahu siapa pemenangnya.

Teknik Pukulan Servis Tenis

Servis merupakan pukulan pembuka permainan. Oleh karena itu, pukulan pionir ini sangat penting bagi kita untuk dapat menguasainya. Sebenarnya terdapat beberapa teknik servis. Namun yang akan saya paparkan di sini hanya dasarnya saja dan tentunya disertai oleh ilustrasi agar mudah untuk dimengerti.

Pertama kali yang harus dilatih adalah koordinasi tangan ketika akan melemparkan bola untuk memulai serve. Anda harus dapat melempar bola (toss) secara konsisten pada satu tempat yang sama. Toss yang baik untuk servis adalah agak di depan kepala anda dan lemparkan bola lurus ke atas. Anda dapat melatihnya dengan menggambarkan lingkaran di lantai dan melakukan toss hingga tempat jatuhnya bola selalu berada pada tempat yang sama.



Adapun tahap untuk melakukan servis adalah:
Berdirilah di belakang garis baseline dan pusatkan pikiran anda untuk mengarahkan bola pada daerah servis lawan. Posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dengan arah kaki paralel dengan garis baseline. Grip yang dipakai untuk melakukan servis dalam hal ini adalah grip continental.



Lemparkan bola ke atas kira-kira agak di depan kepala anda setinggi kurang lebih 20-30 cm. Kunci toss yang baik adalah tangan anda yang melempar bola harus lurus ke atas sehingga trayek bola pun lurus. Pada saat ini transfer berat badan anda ke kaki belakang.
Bola telah melambung dan anda mulai mengayunkan raket ke belakang. Selalu fokuskan mata anda pada bola dan gunakanlah tangan yang melempar sebagai patokan dalam memukul bola.



Pada saat bola sudah sampai pada titik kontaknya, raket diayunkan ke depan. Pada saat ini buang berat badan anda dari kaki belakang ke kaki depan untuk memberikan tenaga pada pukulan servis anda.



Setelah kontak dengan bola lakukan followthrough dan bersiap kembali pada posisi untuk melakukan pukulan berikutnya.



Untuk melakukan servis yang konsisten dan terarah memang agak sulit bagi pemula. Namun, dengan latihan dan pengalaman anda akan terbiasa melakukan pukulan servis. Di dunia tenis profesional, pemegang servis merupakan sebuah keuntungan karena pemain tersebut dapat mengontrol permainan melalui servis yang keras dan akurat. Untuk level pemain rekreasional seringkali kita jumpai servis malah merupakan kerugian dan seringkali poin terbuang percuma karena dua kali membuat kesalahan ( double fault ). Karena itu berlatihlah yang baik untuk pukulan yang satu ini.

Selamat Mencoba….!!!

Teknik Dasar Bermain Tenis (Grip)

Berikut saya akan mencoba memaparkan teknik dasar bermain tenis bagi anda-anda yang sekiranya masih pemula dan ingin sekali mencoba bermain tenis dengan benar. Tulisan ini saya gabungkan dari beberapa referensi yang saya dapat, semoga mudah bagi anda mengikutinya.

Grip (Pegangan Raket)

Saya memilih untuk membahas ini karena seringkali pemain yang baru atau belum pernah sama sekali bermain tenis terjebak pada kesalahan dasar dalam memegang raket. Saya melihat hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kebanyakan orang Indonesia yang jauh mengenal bulutangkis sebagai olahraga paling populer dimainkan di Indonesia, sehingga seringkali mengadopsi gaya pegangan raket bulutangkis.

Pegangan raket bulutangkis cenderung berada di tengah gagang, sedangkan tenis cenderung berada di ujung dari gagang raket. Contohnya bisa dilihat pada gambar berikut:



Menurut saya perbedaan ini dapat dimengerti dari kinetik ayunan dalam memukul bola atau kok dalam bulutangkis. Tenis cenderung menggunakan ayunan tangan dan pergerakan badan serta putaran bahu untuk memukul bola, sehingga raket dapat dianggap sebagai perpanjangan tangan dan merupakan satu kesatuan dengan badan. Ketika pegangan raket berada di titik tengah, maka akan merusak kestabilan raket dan keutuhan ayunan lengan itu sendiri. Lain halnya dengan bulutangkis yang memiliki raket dengan berat yang lebih ringan dari tenis. Bulutangkis lebih banyak menggunakan gerakan pergelangan tangan daripada keseluruhan lengan hinga bahu itu sendiri, sehingga pegangan di tengah gagang justru lebih memperkuat cengkeraman.

Berikut akan dijelaskan posisi pegangan tangan di gagang tenis ditinjau dari posisi pegangan raket.

Umumnya gagang raket tenis berbentuk oktagonal. Kedelapan sisi tersebut dibagi menjadi sisi atas, bawah, kiri, kanan dan sudut 1, 2, 3, dan 4 (searah jarum jam) seperti yang diilustrasikan pada gambar di samping. Yang dipakai menjadi patokan dari setiap tipe grip adalah posisi dari pangkal ujung jari telunjuk kita.



Selanjutnya kita tinjau beberapa grip atau pegangan raket dalam permainan tenis.

1. Forehand Continental grip

Grip ini merupakan grip klasik yang selalu digunakan oleh pemain-pemain tenis jaman dahulu ketika raket kayu masih digunakan. Posisi tangan berada tepat di atas gagang raket dan posisi pangkal telunjuk berada di sudut 1 (untuk pemain tangan kanan) atau sudut 4 (untuk pemain kidal).

Pemain pro modern yang tercatat masih menggunakan tipe ini adalah Stefan Edberg dan sebelumnya adalah John McEnroe. Grip ini sangat baik digunakan di permukaan lapangan yang cepat, seperti rumput, dan digunakan oleh pemain dengan tipe permainan ‘Service Volley’. Saat ini tidak banyak yang menggunakan tipe continental sebagai pegangan forehand utamanya karena tempo permainan yang semakin cepat dengan bola yang semakin berputar (spin). Minus grip ini adalah hanya bisa dipakai untuk pukulan mendatar (flat) dan mengiris (slice), sedangkan untuk pukulan spin agak sulit. Pemain yang memakai grip ini juga seringkali kesulitan menghadapi bola-bola top spin yang bersifat agak melambung parabolik. Akan tetapi, grip continental merupakan grip standar untuk melakukan service dan juga untuk pukulan volley serta overhead karena tangan mantap mencengkeram gagang raket.

2. Forehand Eastern grip

Eastern merupakan grip yang paling mudah diaplikasikan petenis pemula. Grip ini seringkali disebut sebagai ‘pegangan berjabat tangan’. Anda dapat mencobanya dengan memulai pegangan dari leher raket, seperti menjabat tangan, lalu turun ke ujung gagang raket. Posisi dari pangkal telunjuk cenderung berada pada sisi kanan (untuk pemain tangan kanan) atau sisi kiri (untuk pemain kidal).

Pegangan jenis ini dapat memberikan variasi pukulan yang lengkap, baik itu flat, slice, maupun spin. Pilihan grip ini cocok sekali bagi pemain yang sering mengandalkan permainan volley ke depan net karena anda dapat dengan mudah dan cepat menyesuaikan grip untuk pukulan volley ke depan net. Namun minus pegangan ini sekali lagi agak susah untuk menghadapi bola-bola topspin yang bersifat parabolik.

Salah satu pemain pro yang merajai tenis di tahun 90′an, yaitu Pete Sampras, memakai grip ini sebagai pilihannya karena dia merupakan tipikal pemain Service Volley yang sangat nyaman memakai grip ini.

3. Forehand Semi-Western grip

Grip jenis ini adalah grip yang paling banyak dipakai oleh pemain tenis modern, terutama yang memiliki tipe permainan baseliner (termasuk saya sendiri).

Anda dapat mencoba grip ini dengan menempatkan pangkal jari telunjuk anda di sudut 2 (untuk pemain tangan kanan) atau 3 (untuk pemain kidal). Atau bisa juga berawal dari grip eastern kemudian tangan anda diputar searah jarum jam satu sudut ke sudut 2 atau 3.

Keunggulan dari grip ini adalah anda dapat memukul spin dengan baik sehingga kemungkinan bola untuk melewati net lebih besar karena sifatnya yang parabolik. Grip ini juga dapat dipakai untuk memukul flat tetapi tidak direkomendasikan untuk memukul slice. Minus dari grip ini adalah sulit untuk mengantisipasi bola-bola rendah yang dihasilkan dari pukulan flat atau slice terutama di lapangan cepat (grass atau hard court).

Beberapa contoh pemain pro yang menggunakan grip ini adalah : Andre Agassi, Roger Federer, Marat Safin.

4. Forehand Western grip

Grip jenis ini merupakan grip yang ekstrim digunakan terutama untuk memproduksi pukulan topspin. Pemain spesialis lapangan tanah liat (clay) umumnya menggunakan grip jenis ini, juga banyak pemain modern saat ini.

Saya sering menyebut grip ini sebagai ‘pegangan wajan’ karena cara memegang raket ini seperti saat kita memegang gagang wajan atau panci masakan. Caranya adalah anda menempatkan posisi pangkal telunjuk pada sisi bawah dari gagang raket. Atau anda dapat memulai dari posisi semi-western kemudian bergeser satu sudut ke sisi bawah gagang raket.

Grip ini sangat baik digunakan bagi pemain yang ingin memukul bola dengan top spin yang ekstrim. Arah bola dari hasil pukulan ini dapat melambung di atas net dan turun menurut garis parabolik yang ekstrim. Grip ini juga sangat nyaman digunakan untuk mengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanah liat. Akan tetapi, minus dari grip jenis ini adalah tidak bisa dipakai untuk melakukan pukulan flat serta slice dan juga sangat sulit untuk mengantisipasi bola-bola slice yang jatuh rendah di lapangan cepat seperti rumput (grass) atau semen (hard court).

Pemain pro yang mengadopsi jenis grip ini umumnya merupakan pemain spesialis tanah liat seperti Rafael Nadal, Carlos Moya atau sebelumnya adalah Sergi Bruguera

Teknik Pukulan Tenis Backhand

Backhand, Pukulan dasar kedua dalam bermain tennis. Backhand adalah pukulan yang diayun dari seberang badan menuju depan atau menggunakan bagian belakang dari raket untuk memukul bola dan telapak tangan anda membelakangi bola.

Saat ini terdapat dua jenis pukulan backhand yang populer digunakan, yaitu: backhand menggunakan satu tangan dan backhand menggunakan dua tangan. Masing-masing pukulan memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, saat ini pukulan backhand dua tangan lebih banyak dipakai oleh pemain pro karena efektivitasnya. Saya akan coba membahas kedua teknik pukulan ini satu per satu.

1. Backhand satu tangan

Terdapat beberapa keuntungan dalam memakai backhand satu tangan. Pertama, anda memperoleh keuntungan dari jangkauannya yang panjang sehingga bola-bola yang melebar dapat ditangani dengan lebih mudah. Kedua, lebih mudah untuk melakukan voli dari grip satu tangan dan umumnya pemain yang memiliki backhand satu tangan lebih jago dalam memukul voli daripada pemain yang memiliki backhand dua tangan. Terdapat 2 jenis grip yang dapat anda pakai dalam melakukan backhand dua tangan, yaitu eastern dan full-eastern (western) grip. Anda dapat melihat detilnya di sini.
Tahap-tahap gerakan backhand satu tangan adalah sbb:

Dari posisi bersiap, anda bergerak ke arah bola datang dan telah menentukan zona pukulan serta grip yang akan anda pakai. Zona pukulan untuk pukulan backhand satu tangan yang baik adalah agak di depan badan anda.



Raket diayunkan ke belakang beserta bahu dan punggung anda. Stance yang dipakai dalam backhand satu tangan umumnya adalah closed stance dimana posisi badan tegak lurus terhadap net atau garis baseline.



Raket diayunkan ke depan menuju titik kontak dengan bola dan usahakan kontak berada pada sweetspot dari raket. Ingat, titik kontak sebaiknya berada agak di depan badan dan bukan di samping.



Kemudian ayunan diteruskan untuk melakukan tahap followthrough kira-kira ke arah jam 2 badan anda.



2. Backhand dua tangan

Backhand ini merupakan yang paling populer digunakan oleh pemain tenis saat ini. Keuntungan dari grip ini adalah ayunannya yang efisien dan tenaga ekstra yang dihasilkannya karena menggunakan dua tangan. Namun, kekurangannya terutama dalam menghadapi bola-bola yang melebar dikarenakan tumpuan ayunan yang menggunakan 2 bahu. Grip yang dipakai dalam melakukan pukulan ini adalah tangan kanan berada pada ujung gagang raket dengan grip continental dan tangan kiri berada di atasnya dengan grip semi-western. Untuk selengkapnya dapat anda baca di sini. Tahapan untuk melakukan backhand dua tangan adalah sbb:

Dari posisi bersiap, anda bergerak ke arah bola datang dan telah menentukan zona pukulan serta grip yang akan anda pakai. Zona pukulan untuk pukulan backhand dua tangan yang baik adalah di samping badan anda di sekitar daerah pinggang.



Raket diayunkan ke belakang pada posisi kira-kira sejajar pinggang anda. Stance yang dipakai dalam backhand dua tangan umumnya closed stance, namun dapat pula dilakukan dengan open stance.



Raket diayunkan ke depan menuju titik kontak dengan bola dan usahakan kontak berada pada sweetspot dari raket. Dalam ayunan ke depan ini, tangan kiri memegang peran yang dominan sedangkan tangan kanan sebagai penyeimbang dan pengarah bola.



Kemudian ayunan diteruskan ke samping badan anda hingga raket ke arah punggung untuk melakukan tahap followthrough.



Bagi pemula yang mungkin pernah bermain bulutangkis atau tenis meja, cenderung agak janggal ketika berlatih tenis terutama untuk pukulan backhand dua tangan karena pukulan ini menggunakan tangan yang non dominan sebagai utamanya sedangkan tangan dominan sebagai penyeimbang dan pengarah bola. Untuk melatihnya anda bisa mencoba berlatih memukul forehand memakai tangan non-dominan anda. Apabila anda telah dapat memukul dengan baik dan konsisten, barulah mencoba untuk memukul dengan 2 tangan.

Selamat Mencoba :smile:

Teknik Pukulan Tenis Forehand

Forehand, pukulan yang paling dasar dan paling mudah diajarkan dalam tennis. Forehand sendiri adalah pukulan yang ayunannya dari belakang badan menuju depan dan bagian depan raket atau telapak tangan kita berhadapan dengan bola.

Saya akan coba jabarkan gerakan dasar dari forehand klasik yang mudah untuk dipelajari bagi pemula. Bagi anda yang masih pemula, anda dapat menggunakan grip continental atau eastern dalam memegang raket tenis dan stance yang digunakan adalah closed stance dimana posisi badan tegak lurus terhadap garis baseline atau net. Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan pergerakan dalam pukulan forehand klasik.



Gerakan dimulai dari pergerakan badan menuju arah bola dan kita telah menentukan tepatnya zona bola akan dipukul. Zona yang baik untuk memukul tenis dengan grip continental. (Gambar 1). atau eastern adalah pada daerah di depan badan anda, di daerah sekitar bawah perut.
Kemudian raket anda ayunkan ke belakang bersamaan dengan rotasi bahu tangan anda yang tidak memegang raket ke depan. Kaki kiri maju ke depan dan badan tegak lurus terhadap garis baseline atau net untuk melakukan closed stance (Gambar 2 dan 3).
Ketika bola telah masuk pada zona pukulan yang anda kehendaki, raket anda ayunkan ke depan menuju titik kontak antara bola dengan raket (Gambar 4).
Raket kontak dengan bola tenis dan usahakan bola harus berada pada sweetspot dari raket untuk kesempurnaan dari pukulan tersebut (Gambar 5).
Setelah terjadi kontak maka kita melakukan followthrough dengan cara raket tetap diayunkan hingga melintasi badan kita ke arah kira-kira jam 11 (Gambar 6).

Gerakan forehand berikutnya merupakan pukulan forehand yang digunakan oleh pemain-pemain modern jaman sekarang dimana perbedaan dengan cara klasik seperti di atas terletak pada pemilihan grip, stance, dan followthrough. Grip yang umumnya dipakai oleh petenis modern adalah semi-western atau full-western sehingga pukulan utama dari pemain saat ini kebanyakan adalah topspin. Kemudian stance yang digunakan adalah open stance dimana pemain bersiap memukul bola dengan posisi badan paralel terhadap garis baseline atau menghadap net. Mari kita lihat bagaimana pukulan forehand yang sekarang umumnya dilakukan.


Gambar ini diambil dari gerakan forehand Andy Roddick yang dimulai dari ayunan raket ke belakang (Gambar 1). Anda dapat melihat stance yang dipakai Andy Roddick adalah open stance dimana kaki kanan yang lebih dulu maju ke depan dan posisi badan paralel atau menghadap net.
Gambar 2 dan 3 raket mulai diayunkan ke depan menuju titik kontak bola dengan raket.
Raket sampai pada titik kontak dengan bola pada daerah sweetspot kepala raket (Gambar 4).
Setelah titik kontak bola dengan raket maka dilanjutkan dengan followthrough dimana raket diteruskan ke samping badan dengan gerakan seperti whiper mobil atau dinamakan “whiper whip” (Gambar 5 dan 6).

Jadi untuk pemain pemula saya sarankan mempelajari pukulan forehand dengan gerakan yang sederhana terlebih dahulu dengan ayunan yang klasik dan memakai grip continental atau eastern. Apabila anda telah dapat menguasai pukulan ini dengan baik dan dapat memukul bola melewati net dengan konsisten, maka anda dapat bereksperimen dengan mencoba grip lain seperti semi-western atau western. Umumnya seiring dengan perkembangan pukulan, maka footwork anda juga semakin baik dan anda bisa menyesuaikan footwork yang digunakan apabila ingin mencoba memukul dengan grip lain.
Satu contoh lagi berikut ini adalah pukulan forehand Federer yang memakai grip semi-western. Anda dapat meniru gerakannya sebagai contoh pukulan forehand

07 Juni 2009

Bypass Fortiguard Firewall Filter

Ini bagian kedua dari tulisan saya sebelumnya, yang menceritakan usaha konyol saya menembus firewall dari Fortinet. Dari berbagai forum di internet, secara terbuka disarankan sebuah aplikasi bernama you free dari www.your-freedom.net. Ini aplikasi berbasi

[read more]

strategimanajemen.net


Other posts by sisa waktu :

26 Mei 2009

Mengatur Pola Tidur Bayi

Pola tidur bayi baru (0 – 3 bulan)

Bayi baru memiliki rentang waktu tidur yang sangat lama, 17 hingga 18 jam perhari pada minggu-minggu pertama kelahiran mereka, dan perlahan-lahan berkurang hingga 15 jam perhari pada bulan ketiga. Sekalipun demikian bayi baru tidak pernah tidur lebih lama dari 3 – 4 jam setiap kali tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Perhatian: Waktu tidur Anda akan banyak terganggu. Malam hari Anda
harus menyusui dan mengganti popok bayi; sedangkan pada siang hari Anda akan bermain dengannya. Sebagian bayi baru ada yang dapat tidur sepanjang malam sejak lahir hingga berusia 6 minggu, namun kebanyakan pola ini baru dicapai bayi ketika mereka berusia 5 – 6 bulan. Anda dapat membantu bayi mencapai pola tidur malam yang panjang ini dengan melatih kebiasaan tidur yang baik sejak awal.

Tip membentuk pola tidur yang sehat

o Kenali tanda-tanda kelelahan

Selama minggu keenam hingga minggu kedelapan, bayi baru tidak dapat
bertahan bangun lebih dari dua jam. Jika Anda mengulur waktu lebih lama sebelum mengajaknya tidur, bayi akan kelelahan dan mengalami kesulitan tidur. Perhatikan tanda-tanda yang ditujukkan si kecil ketika dia mengantuk. Misalnya, mengucek-ngucek mata, menarik telinga, atau terlihat bayangan gelap di bawah matanya. Jika Anda menangkap
tanda-tanda seperti ini, atau tanda-tanda mengantuk lainnya, tidurkanlah si kecil segera. Sebagai orang tua baru, jangan ragu akan kepekaan Anda terhadap sinyal-sinyal yang ditunjukkan si kecil.

o Latih si kecil mengenali perbedaan siang dan malam hari

Banyak bayi baru yang bangun pada malam hari -diistilahkan sebagai
night owl- mereka benar-benar terbangun ketika Anda sedang bersiap-siap tidur. Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, Anda tidak dapat melakukan apapun atas hal ini. Tetapi ketika bayi baru sudah memasuki usia 2 minggu, Anda mulai dapat melatihnya untuk membedakan malam dan siang hari. Ketika ia sedang terjaga sepanjang malam, bermainlah dengan si kecil sesering dan selama mungkin, usahakan agar ruangan tempat si kecil berada terang benderang, dan biarkan berbagai suara seperti telepon, tv, atau mesin pengering pakaian berbunyi. Jika si kecil menunjukkan gejala tertidur pada saatnya makan, bangunkan dia.
Sedangkan pada malam hari, jangan mengajak si kecil bermain jika ia bangun untuk menyusu. Hindari cahaya dan suara yang berlebihan, dan jangan terlalu banyak berbicara dengannya. Jika Anda melakukan hal ini
secara intens, maka tak lama setelah mulai melatihnya si kecil akan mengenal perbedaan suasana ini, mengerti bahwa malam hari adalah saatnya untuk tidur.

o Biarkan ia tertidur sendiri

Ketika sudah mencapai usia 6 – 8 minggu, biarkan si kecil memutuskan
waktu tidurnya sendiri. Caranya adalah, dengan meletakkannya di tempat tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka. Sebaiknya Anda tidak menggendong atau menepuk-nepuknya. Karena jika Anda melakukan hal ini sejak si kecil berusia dini, mengapa kemudian Anda berharap ia tidur tanpa ditepuk, dinyanyikan atau digendong?

Menyusu pada malam hari

Menyusui atau tidak menyusui, itu adalah pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh para ibu baru pada malam hari. Semua pakar setuju
bahwa jika bayi Anda belum berusia 3 bulan, sebaiknya Anda menyusuinya setiap kali ia bangun. Setelah ia berusia lebih dari 3 bulan, jangan biarkan si kecil melakukannya.

Jodi Mindell (ahli gangguan tidur anak): “Bayi baru hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI jika si kecil lapar tengah malam, namun pastikan lampu tidak terang ketika Anda menyusuinya. Hindari berbagai
suara selama menyusui.”

Pola tidur bayi usia 3 – 6 bulan

Saat ini Anda seharusnya tidak lagi terbangun malam hari setiap 2 – 3 am. Ketika mencapai usia 3 atau 4 bulan, kebanyakan bayi tidur 15 jam sehari. 10 jam di malam hari dan sisanya terbagi atas 3 waktu tidur di siang hari (jumlah ini akan berkurang hingga 2 kali waktu tidur ketika si kecil berusia 1 tahun). Anda masih sekali atau dua kali terbangun pada malam hari untuk menyusui pada tahapan awal usia ini, tetapi ketika si kecil berusia 6 bulan, secara fisik ia sudah mampu tidur sepanjang malam. Bagaimana si kecil tidur sangat tergantung pada apa yang dipelajarinya tentang tidur dan polanya pada usia sebelumnya.

Namun belum terlambat, Anda dapat melatihnya membentuk pola tidur yang baik pada usia ini, dengan cara:

o Menetapkan waktu tidur malam dan siang

Ketika si kercil masih bayi baru, Anda menandai waktu tidurnya dengan
memperhatikan tanda-tanda mengantuk yang ia tunjukkan (menggesek mata, menarik telinga, dll). Di usia yang sudah lebih besar ini, Anda sebaiknya mulai menentukan waktu tidur malam dan siangnya pada jam yang sama, sebagai pembentuk pola tidurnya. Jam tidur yang baik bagi bayi adalah antara 19.00 – 20.30; lebih larut dari waktu tersebut, biasanya si kecil akan kelelahan, dan sulit tidur. Bayi mungkin saja
tidak terlihat lelah saat larut malam – sebaliknya bayi akan terlihat
energik. Tetapi percayalah: Ada tanda-tanda tertentu yang akan
diperlihatkannya jika ia melewati jam tidurnya. Anda juga dapat menentukan waktu tidur siangnya sama seperti menentukan waktu tidur malam.

o Bentuklah rutinitas sebelum tidur

Jika hal ini belum Anda lakukan sebelumnya, inilah saat yang tepat untuk memulai rutinitas sebelum tidur (biasanya malam hari). Misalnya, membersihkan badan bayi, menggantik pakaiannya, membaringkannya di tempat tidur, membacakan cerita pengantar tidur, memberikan ciuman selamat tidur. Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama setiap malam, akan membentuk kebiasaan dan konsistensi pada anak.

o Bangunkan si kecil pagi hari

Jika bayi Anda cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam,
bangunkan ia pada pagi hari, agar jam biologisnya kembali normal. Bayi
perlu mengikuti pola tidur-bangun yang regular dan mengumpulkan tenaganya saat tidur siang. Bangunkan ia setiap pagi pada jam yang sama, dengan cara ini, Anda membuat ia beristirahat setiap siang pada waktu yang sama.

Kesulitan yang mungkin muncul

Ketika si kecil masih bayi baru, bangun tengah malam dan pola tidur negatif – tergantung pada belaian, tepukan – adalah masalah tidur yang dihadapi. Tetapi ketika mencapai usia 3 – 6 bulan, bayi dihadapkan pada kesulitan tertidur.

Jika bayi Anda sulit jatuh tertidur pada malam hari, pastikan ia tidak tidur terlalu malam. Jika bukan ini masalahnya, maka mungkin saja si kecil mengembangkan pola tidur negatif. Saat ini bayi harus belajar tidur sendiri, tidak karena ia ditepuk-tepuk, dibelai, atau dibiarkan menghisap dot.

Menyusu pada malam hari

Tujuan yang dikembangkan pada usia ini adalah mulai menegaskan waktu tidur. Dengan cara ini, ketika si kecil terbangun pada malam hari, ia tidak akan mencari ASI untuk membuatnya kembali tertidur.

Jodi Mindell: Hapus kebiasaan menyusu pada waktu tidur, agar bayi tidak mengasosiasikan menyusu dengan waktu tidur. Selama menyusu tidak dihubungkan si kecil dengan waktu tidur, Anda dengan baik bisa memastikan bahwa saat si kecil terbangun di tengah malam, benar-benar hanya karena ia lapar. Bukan karena membutuhkan sekadar penenangan untuk kembali tertidur. Langkah lain yang dapat dilakukan adalah membangunkan si kecil dan menyusuinya sebelum Anda berangkat tidur.

Pola tidur bayi usia 6 – 9 bulan Pada usia ini bayi membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan dapat tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Jika bayi Anda lebih sedikit dibandingkan waktu ini, maka ketika ia terbangun, ia hanya akan membetulkan posisi tidurnya, kemudian kembali tertidur. Dalam rentang usia ini, bayi dapat membagi waktu tidur siangnya atas 2 bagian, masih-masih antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari. Sekali saat pagi hari, dan sekali saat sore hari. Jangan terlalu dicemaskan jika bayi Anda masih tidur sebanyak 3 kali. Ingat: waktu tidur yang konsisten membantu anak membentuk pola tidur.

Dalam usia ini, Anda bisa membantu si kecil membentuk pola tidur dengan cara mempelajari kebiasaan yang baik:

o Membentuk dan mengikuti rutinitas tidur malam

Sekalipun Anda pada rentang usia sebelumnya Anda telah menetapkan
ritual sebelum tidur, namun baru pada usia inilah bayi Anda berpatisipasi
aktif. Pastikanlah rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urut-urutan
yang tepat dan sama setiap malam. Bayi akan mengikuti konsistensi ini
(mereka seperti menemukan jadwal harian yang harus dipenuhi), dan ritual sebelum tidur ini juga dapat dijadikan tanda bahwa mereka harus bersiap-siap untuk tidur.

o Berlaku konsisten

Baik Anda maupun si kecil mendapatkan keuntungan dengan memiliki jadwal rutin tidur ini. Hal ini bukan berarti bahwa si kecil senantiasa harus makan pada jam 12:15 setiap siang, tetapi juga berarti Anda dapat memasukkan kegiatan yang tak terduga sesering yang Anda mau. Jika bayi sedang tidur siang, makan, bermain dan bersiap-siap tidur pada saat yang sama setiap hari, maka ia akan lebih mudah tertidur.

o Biarkan si kecil tidur sendiri

Pada usia ini si kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. letakkan ia di tempat tidur sebelum ia mengantuk dan biarkan ia lebih mandiri saat berusaha jatuh tertidur. Jika si kecil menangis, maka langkah selanjutnya sangat tergantung pada apa yang akan Anda lakukan; kebanyakan ahli berpendapat agar Anda tidak segera mendatanginya. Melainkan tunggu sebentar hingga si kecil benar-benar telah membutuhkan Anda.

Masalah yang mungkin muncul

Bayi-bayi yang sebelumnya tidak memiliki masalah dan gangguan tidur, sangat mungkin mengalami gangguan tidur dan tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Mengapa? Kekacauan tidur seringkali terjadi bersamaan dengan kecemasan berpisah, juga pencapaian tugas perkembangan, baik di bidang kognitif maupun motorik. Saat ini bayi Anda mulai belajar duduk, berguling, dan merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri – perkembangan yang sangat luar biasa! Tidaklah mengejutkan jika bayi terus berusaha melatih keterampilan barunya ini hingga waktu tidur tiba.

Tetapi jika ia berlatih terlalu keras – atau justru tidak meraih banyak kemajuan, jika ia duduk atau berdiri dan tidak bisa kembali ke posisi semua – maka si kecil tidak bisa tidur, lalu mulai menangis. Jika si kecil tidak dapat melanjutkan gerakannya, bantulah ia. Setelah itu, bujuk si kecil untuk tidur.

Umumnya para ahli berpendapat bahwa setelah hal ini terjadi, ada baiknya Anda memeriksa keadaan si kecil beberapa saat setelah ia jatuh tertidur. Perkembangan ini tidak senantiasa sama pada setiap anak, tetapi sebaiknya Anda mengerti bahwa menyusui anak malam hari tidak membuat mereka tertidur dengan tenang; pada kenyataannya justru akan memperpanjang masalah tidur si kecil.

Jodi Mindell: “Jika bayi Anda tidur setelah 08.30, biasanya ia terbangun di tengah malam. Sebaliknya jika Anda menidurkannya lebih sore setengah jam saja, maka bayi akan tidur sepanjang malam. jika Anda tak percaya, coba saja.”

Menyusu pada malam hari

Pada usia ini anak sudah mendapatkan cukup nutrisi pada saat siang hari, ia sudah mendapatkan makanan padat. Menyusui si kecil pada malam hari di rentang usia ini, hanya mengganggu tidur si kecil. Jika si kecil masih melakukannya, kurangilah waktunya secara berkala. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah orang lain menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mencium’ aroma ASI Anda.

Pola tidur bayi usia 9- 12 bulan

Pada usia ini, bayi Anda sudah tidur hanya 12 jam pada malam hari dan tidur dua kali pada siang hari, dengan lama 1 ,5 jam – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur si kecil ini terpenuhi – pemenuhan waktu tidur sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si kecil. Cobalah untuk konsisten terhadap waktu tidur yang telah ditetapkan. Jika hal ini terlewat, anak akan sulit tidur atau sering terbangun pada malam hari.

Ini adalah usia yang tepat untuk memantapkan langkah-langkah yang telah Anda tetapkan pada usia sebelumnya, termasuk:

o Konsisten terhadap waktu dan rutinitas tidur malam

Ingat: Anda dan bayi akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa, jika melakukan hal ini. Anda dapat memilih berbagai rutinitas sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Hanya saja, lebih dulu pastikan bahwa rutinitas ini dilakukan tepat berurutan setiap malam; anak-anak dengan mudah menangkap sebuah pola yang konsisten dan merasa nyaman karena mereka mengetahui dengan pasti kejadian selanjutnya. Pastikanlah rutinitas yang Anda pilih menyenangkan bagi anak. Jika si kecil tidak terlalu suka mengganti baju, maka tetapkanlah urutan ini paling awal, sebelum kegiatan lain yang menyenangkan buat bayi.

o Pastikan si kecil memiliki jadwal tidur malam dan siang yang tetap

Waktu tidur malam akan lebih teratur, jika Anda menjaga keteraturan
kegiatannya sepanjang hari. Jika bayi memiliki rutinitas; tidur siang, makan, bermain, mandi, makan sore kemudian bersiap-siap tidur malam, yang dilakukan secara teratur setiap kegiatan tanpa berubah dari hari ke hari, maka dapat dipastikan si kecil akan lebih mudah tidur malam.

o Biarkan si kecil tidur sendiri

Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih keterampilan ini. Jika ia
tergantung dan selalu berangkat tidur sambil ditemani, digendong,
ditepuk-tepuk, maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak mendapatkan Anda di sisinya. Jadi, biarkan si kecil tidur tanpa ditemani

Gangguan yang mungkin timbul

Dimulai ketika berusia 5 atau 6 bulan, bayi Anda mulai mencapai tugas perkembangan yang penting, seperti duduk, berguling dan mungkin merangkak, juga berdiri. Pada rentang usia ini, bayi sedang memperlancar semua keterampilannya itu, yang mungkin saja berarti dia terlalu riang untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak dapat melakukan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Jika hal ini yang terjadi para ahli sangat menyarankan agar Anda sesekali memeriksa si kecil, tetapi tidak menungguinya dan mengajaknya bermain. Hal ini justru akan membuatnya sulit tertidur kembali.

Bayi dalam rentang usia ini juga sangat mungkin bangun dan menangis tengah malam, karena kecemasan berpisah dari orang tuanya (separation anxiety) – ia merindukan Anda saat melihat Anda tak ada di dekatnya dan cemas tidak akan melihat Anda lagi. Jika demikian, datangilah sebentar kamarnya dan sapa si kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Menyusu pada malam hari

Pada usia ini anak sudah mendapatkan cukup nutrisi pada saat siang hari, ia sudah mendapatkan makanan padat. Menyusui si kecil pada malam hari di rentang usia ini, hanya mengganggu tidur si kecil. Jika si kecil masih melakukannya, kurangilah waktunya secara berkala.

Dikutip Dari Sini